Ini bukan obrolan mengenai Komisi Pemberantasan Korupsi, check this out...
Anak saya masih di bangku SD. Pada hari hari ini dia sedang ada ulangan (test unit pelajaran) yang antara lain adalah Matematik. Soalnya sederhana yaitu mengenai bilangan pecahan; dia bertanya :” Pak, kalau 12/32 dan 15/70 gedean mana sih ?”.
Nah disini saya jadi teringat sesuatu yang sudah sangat lama nggak saya dengar, yaitu KPK (Kelipatan Persekutuan terKecil)... he..he, anda masih ingat ?.
”Ya, kamu harus mencari KPK nya dulu nak, yaitu KPK untuk penyebutnya, setelah penyebutnya diganti dengan KPK, bandingkanlah pembilangnya” demikian jawab saya.
Anak saya melakukannya sesuai petunjuk saya, dan dia bisa mendapat jawabnya.
Saya agak penasaran, bertanya ” soalnya dari mana sih nak?, kok angkanya agak aneh?”.
”Dari soal latihan Bu Guru Pak, ini dia..”.
Setelah membaca soalnya saya jadi senyum kecut, ternyata dalam soal tertulis bahwa angka angka tersebut adalah rasio gaji bawahan dengan pimpinan sebuah perusahan yang berangsur mengecil.
”Hmm, belum lagi kalau BBM nya udah naik ” kata saya dalam hati, kreatif juga tuh Guru.
Minggu, 25 Mei 2008
KPK
posted by
Mind Transportation
at
Minggu, Mei 25, 2008
1 comments
10 Best Killers
Awalnya dikira biasa biasa saja, tapi setelah hampir dua minggu gak kendor kendor saya jadi khawatir juga, apa pasal ?.
Kena diare,..he..he, memang sih nggak terlalu mengganggu sekali tapi saya kemudian inget sebuah reportase di Metro TV beberapa waktu yang lalu, bahwa diare termasuk dalam peringkat 10 besar penyebab kematian di negeri ini. Gak percaya tanya deh sama redaksi di Metro TV. Begini ni urutannya; menurut data base yang ada pada kurun waktu tertentu (pastinya ya akhir akhir ini):
No 10 : Diare
No 9 : Darah tinggi
No 8 : Diabetes
No 7 : Kecelakaan lalu lintas
No 6 : Paru paru
No 5 : Penyakit bayi lahir
No 4 : Penyakit pernapasan
No 3 : Kelainan pembuluh darah (stroke)
No 2 : TBC
No 1 : Jantung koroner
Jadi setelah beberapa hari saya lewatkan dengan “mengacuhkan” masalah perut ini, setelah ingat peringkat tersebut, ya terpaksa diseriusin sakitnya (maksud saya , terus saya ke Dokter dan dengan cermat mengikuti nasehat dan menjauhi larangannya).
Dan sedihnya saya juga kehilangan satu lagi kawan saya yang terkena serangan jantung di awal minggu ini.
Please deh sadari .... sehat itu Muahaal
posted by
Mind Transportation
at
Minggu, Mei 25, 2008
1 comments
Label: documentation, people
Rabu, 30 April 2008
Wayang
Jaman saya kecil dahulu (that would be some decades ago), salah satu favorit komik yang banyak digemari adalah komik Wayang (atau karena mungkin memang pada waktu itu jumlah komik masih jarang).Dan tentu saja cerita wayang ini bukan bacaan “umum” di sini karena tentunya penggemarnya pada umumnya berlatar belakang (baca: ‘keturunan’) Jawa (barat, tengah, timur) dan Bali.
Ada beberapa cerita (lakon) yang saya tahu mengenai Wayang :
Wayang Purwa, Mahabharata, Bharata Yudha, Ramayana, cerita setelah Bharata Yudha, dan juga ’pethilan’ (bagian bagian cerita ) dari masing masing yang telah disebutkan tadi.
Pengarang komik (bukan pengarang ceritanya) ada beberapa orang dan salah satunya sampai sekarang saya masih melihat komik buatan R A Kosasih tersebut ada (dan tak terjamah) di sudut toko buku.
Kalau ditanya, siapa sih tokoh favorit di dunia pewayangan, Saya sendiri tidak punya favorit khusus, karena memang banyak hal yang bisa diambil makna dari masing-masing tokoh dan kejadian, yang banyak sih orang memilih tokoh ksatria; Bima, Arjuna, Gatot Kaca, atau Semar yang termasuk punakawan dan bahkan Kumbakarna si raksasa, gak ada sih yang mengidolakan Burisrawa.
Yang banyak juga yang memfavoritkan tokoh musuhnya Burisrawa yaitu Satyaki.
Satyaki adalah iparnya Prabu Kresna dari Dinasti Wresni di kerajaan Dwaraka yang beribukota Dwarawati.
Satyaki selain panglima juga merupakan sais kereta perangnya Kresna. Sakti berwatak keras, jujur, kalau bicara seperlunya dan abdi negara yang unggul.Senjata pusaka yang digunakannya adalah Gada Kuning pemberian iparnya Kresna.
Tokoh ini berhasil membunuh musuh bebuyutannya Burisrawa pada perang Bharata Yudha (meskipun dibantu oleh Arjuna).
Namun sayangnya, karena kutukan Dewi Gandari (ibunya para Kurawa) 36 tahun setelah Perang di Kurusetra berakhir, seluruh kerajaan Dwarawati (Dinasti Wresni) harus hancur musnah karena kegilaan dan perang saudara tanpa sebab, kecuali para wanitanya dan Prabu Kresna sendiri.Lha ini Cuma ceritanya lho betapa hebatnya kutukan seorang Ibu, saya Cuma menggambarkan sedikit cerita dari dunia pewayangan yang pernak pernik diwarnai nilai nilai baik sosial maupun politik.
Wah barangkali asyik deh kalau dibuat film animasi model Naruto. Kok nggak ada yang mau membuatnya yaa..
(gambar Prabu Satyaki diambil dari http://id.wikipedia.org)
posted by
Mind Transportation
at
Rabu, April 30, 2008
3
comments
Minggu, 20 April 2008
Cover Boy
Beberapa tahun yang lalu, waktu saya “masih muda”, pernah berpose di cover majalah Rolling Stone.Ini bukan tanpa alasan karena memang dalam beberapa penggal (baca : perioda) hidup saya, saya pernah punya keinginan untuk punya ‘kebisaan’ dibidang musik.
Tapi keinginan itu gak pernah didukung dengan tingkat keseriusan yang tinggi (misalnya dengan ikut pendidikan khusus tertentu).Dan akhirnya keinginan itu pupus sendiri karena mungkin perubahan usia dan ’menyadari’ bahwa paling pol ya sampai sebatas penikmat musik saja, dan ditambah waktu beranjak ’tua’ sangat disayangkan terjadi kecelakaan yang membuat jari kelingking saya patah dan tendonnya putus sehingga sangat menyulitkan untuk bermain alat musik yang kebetulan saya bisa mainkan (gitar).
Yaah, memang perubahan usia, perubahan kebutuhan sosial, dan perubahan motivasi bisa membentuk pergeseran keinginan/cita-cita dari seseorang (apalagi ditambah kecelakaan tersebut .. he..he).
Live goes on, people change, even the climate change. Tapi yang gak berubah selera musik, musik rock (especially progressive rock) ya tetap menjadi favorit pertama saya. Saya belum pernah tahu kalau ada orang yang karena bertambahnya usia terus jadi berubah selera musiknya.
Tambahan untuk komentar foto saya tersebut. Tentu saja itu bukan di cover majalah Rolling Stone yang beredar, tapi saya buat di salah satu stand di Movie World, Gold Coast.
“Don’t judge the cover by its book/magazine” begitu kata Tukul Arwana…. eh terbalik ya.
posted by
Mind Transportation
at
Minggu, April 20, 2008
5
comments
Selasa, 15 April 2008
Love Stories
Masih ada sisa cerita tentang India.It’s about great love stories.
Banyak kita tentu mengetahui bahwa Taj Mahal adalah salah satu bangunan yang masuk salah satu keajaiban dunia. Bangunan makam dengan arsitektur muslim ini dibangun oleh Shah Jehan (1592 – 1666), Raja ke lima dari Wangsa Mughal.
Ini adalah the monument of love dari seorang Pria yang sangat mencintai istrinya Mumtaz Mahal (Jewel of the Palace), yang meninggal pada saat melahirkan putra ke empat belasnya.
Bangunan Marmer putih disisi sungai Jamuna ( di kota Agra), ini dibangun oleh sekurangnya 20 ribu pekerja selama 18 tahun (1631 – 1652). Kaligrafi ayat ayat dari Kitab Suci Al Quran menghiasi bangunan yang sangat kokoh dan indah ini.
Didalam bangunan utama terdapat makam Mumtaz Mahal dan juga makam Shah Jehan yang bersebelahan, dengan ornamen 99 nama Allah (Asmaul Husna).
Sedangkan di sisi kanan dan kiri (agak jauh) terdapat bangunan Masjid dan semacam kolam untuk berwudhu.
Kalau anda berada di lokasi tersebut maka akan terasa sejuk dan damai, bener bener environment yang luar biasa.
Taj Mahal dari pintu masuk
Di halaman muka
Kaligrafi di pintu Makam
Remaja bercengkerama di kolam sisi (tempat berwudhu)
Masjid di sisi Bangunan Utama
Kalau anda berpendapat bahwa Taj Mahal merupakan satu satunya bangunan ”perwujudan cinta” di India , then.. you were wrong.
Di New Delhi pada se abad sebelumnya, tepatnya tahun 1565, telah ada sebuah makam yang tidak kalah indahnya dengan Taj Mahal.
Kalau Taj Mahal dibangun oleh seorang suami untuk istrinya maka Makam Raja Humayun (juga Wangsa Mughal) dibangun oleh sang Janda (Hamida Banu Begum) untuk suami tercinta.
Humayun adalah Raja yang taat beribadah, dia meninggal sesaat setelah mendengar Adzan dan beliau bergegas untuk menyambut panggilan Shalat tersebut dan terjatuh dari tangga kemudian meninggal beberapa hari kemudian.
Karena dibangun lebih awal, maka bahan dan teknologi pembangunannya agak berbeda dengan Taj Mahal, namun keindahannya tidak kalah.
Humayun's Tomb dari muka

Wah .... dua buah monumen cinta yang luar biasa
posted by
Mind Transportation
at
Selasa, April 15, 2008
3
comments
Label: documentation, people
Minggu, 13 April 2008
Menuju Puncak
Menuju puncak, gemilang cahaya .. itu sebaris syair lagu dari Acara Academy Fantasy nya Indosiar tapi posting saya nggak mampir ke situ.
Sisipan gambar pada posting saya ini adalah Monumen Nasional, bukan maksudnya mau posting mengenai menuju puncaknya Monas, sebetulnya mau memotret latar belakangnya yaitu bangunan di jalan Medan Merdeka Utara yang menjadi simbol simbol puncak kekuasaan negara yaitu Istana Merdeka tapi karena motretnya pakai handphone ya cuma seperti ini kelihatannya.
Saat ini di Negara kita sedang banyak terjadi proses (yang katanya) demokratisasi MENUJU PUNCAK bagi karir seseorang (tentunya menuju puncak kekuasaan). Baik di tingkat Desa, Kabupaten, Propinsi, Negara dan bahkan juga di Instansi Pemerintah dan Perusahaan milik Negara.
Saya teringat sahabat saya Adit yang didalam lognya menulis tentang Skala Motivasi nya Ian Marshal yang sedikit berbeda cara pandang dengan Piramid Kebutuhan nya Maslow. Dalam blognya terdapat deskripsi mengenai skala motivasi manusia dan (ada ’rate’nya ), dari kelompok yang tertinggi karena Aktualisasi Diri kemudian berturut turut, Harga Diri, Rasa Memiliki dan Rasa Aman dan masing masing kelompok memiliki atribut atribut; dari Kreativitas, Pengetahuan teruuus sampai serakah dan rasa takut . Wah asyik dan menarik juga mempelajari motivasi manusia dan tentu saja kalau dikaitkan dengan topik MENUJU PUNCAK yang saya sebutkan di atas.
Jadi Pimpinan di Puncak nggak gampang lho, apalagi kalau berkaitan dengan institusi Negara atau Pemerintah; unsur penting tidak hanya Leadership tapi juga Followership dan Fellowship. Lha untuk memenuhi unsur pertama saja ( Leadership) berat banget.
Saya pernah dapat tulisan dari Mailing list (thanks to Mr Narto) yang membahas bahwa Leadership itu ada 6 macam (menurut Daniel Goleman) yaitu ; Visionary (memiliki visi), Coaching (mendidik), Affiliate (mengedepankan keharmonisan dan kerja sama), Democratic (menghargai pendapat orang lain ), Pacesetting (memberikan contoh dan tindakan), Commanding (tegas dan berani mengambil resiko).
Pemimpin paling ideal menurutnya adalah mereka yang mampu menerapkan ke-6 tipe tersebut sesuai dengan kebutuhan secara benar dan tepat. Setujuuuu.. nggak cuma kecerdasan intelektual saja, perlu kecerdasan emosional dan spiritual.
Gambar Monas tadi saya ambil pada tanggal 10 April 2008 yang lalu dari lantai 12 sebuah gedung di jalan Medan Merdeka Selatan. Dimana ditempat itu juga sedang terjadi proses MENUJU PUNCAK.
posted by
Mind Transportation
at
Minggu, April 13, 2008
5
comments
Macet 4 bulan
Memperhatikan berita di media, ” kalau anda mau menuju dan dari Airport Soekarno-Hatta perhatikan , ruas jalan tol Priok – Jembatan Tiga sedang mengalami perbaikan....dst... perbaikan memakan waktu empat bulan....dst”.
Lha yang namanya masyarakat langsung mrongos.. dan membayangkan lha macet kok ya sampai 4 bulan ...?, ya wajar saja, ada dari mereka yang berpengalaman membutuhkan waktu 4 jam untuk mencapai Bandara dari Kelapa Gading (kalau naik pesawat sudah sampai Hongkong deh).
Beberapa bulan lalu saya pernah posting berjudul ”Manajer Kolong Tol”, yang sedikit mengulas kondisi jalan layang tol tersebut yang terkena musibah kebakaran. Bagi anda yang belum tahu, ini ada gambar kondisi Girder (balok beton jembatan) setelah terkena kebakaran.
Kenapa gini,.. kenapa gitu ?
OK, kenapa macet ?, karena jalannya sedang dibetulkan,
Kenapa lama banget ?, Girder yang mesti diperbaiki (diganti?) ada 19 buah kalau nggak salah dan pengangkatan dan penggantiannya harus melalui proses yang cukup sulit karena harus seimbang terus (ini jalan layang lho, yang ditopang tiang-tiang ’pier’ yang harus menerima beban yang simetris dan seimbang).
Kenapa tidak ditutup saja dulu? (supaya memudahkan perbaikan), yaa mungkin akan berdampak lebih besar pada traffic di jaringan jalan Jakarta.
Kenapa bisa terbakar ?. Ya karena ada pemukiman liar di kolong tol.
Kenapa bisa ada pemukiman liar dikolong tol ?... Wah aku gak bisa jawab nih.
Kenapa tidak ada alternatif jalan menuju Bandara Internasional kita (waktu itu juga pernah jalan tol kebanjiran sehingga traffic terputus)?.
Wah lha ya ini ; menurut UU 34 tahun 2008 tentang Jalan, Jalan tol pangkatnya adalah hanya sebagai ”jalan alternatif” untuk lintas transportasi jalan raya.
Lha Kenapa tidak ada ”Jalan Utama” menuju Bandara ?, ada atau tidak ?, dipelihara atau tidak keberadaannya?.... Wah ini juga saya gak bisa jawab.
posted by
Mind Transportation
at
Minggu, April 13, 2008
1 comments
Label: opinion, profession
Rabu, 02 April 2008
Djoko .. who?
It’s about a name, … what’s in the name kata William Shakespear.
Ada pembicaraan klasik yang sering saya dengar mengenai 3 orang beken di Indonesia bernama ”Rudy” ; Rudy Hartono (Maestro Bulutangkis), Rudy Khoirudin (Master of cooking), dan Rudy Hadisuwarno (Penata Rambut kawakan). Tiga orang “Rudy” yang mempunyai jalur profesi, karir dan rejeki yang berbeda, yang menjadi sama adalah bahwa mereka adalah Rudy yang “sudah punya nama” di Nusantara.
Tentu hal ini tidak datang dengan sendirinya, penuh dengan struggle/ perjuangan dan pengorbanan.Nah kira-kira apa saja yang membawa pengaruh pada pembentukan diri mereka ya ?
Bibit ?, secara genetik ?, tentu . Kata psikolog manusia mempunyai 8 jenis kecerdasan, saya percaya salah satu kecerdasan orang tua bisa menurun secara genetis.
Pendidikan, tentu saja ini berpengaruh karena secara kontinyu memberi asupan pengetahuan.
Lingkungan beserta seluruh pengalaman didalamnya, ini semacam pendidikan non formal yang secara sengaja atau nggak sengaja membentuk seseorang (saya kira ini paling menentukan).
Yang saya ingin garis bawahi disini adalah bahwa hidup ini sendiri merupakan kumpulan dari pilihan-pilihan. Kalau seseorang ingin ”bernama”; selain bibit, pendidikan dan lingkungan tentu saja usaha yang cukup untuk mencapainya (ini yang saya sebut dengan pilihan-pilihan nya).
Kembali ke pembahasan ’nama’ tadi ; untuk nama the Djokos ya ada ; Djoko Kirmanto (menteri),Djoko Santoso (Panglima), Djoko Pekik (pelukis) naaah untuk Djoko Dwijono yaa baru sampai jadi blogger pemula (padahal saya sudah mencoba resep resep ”branding yourself” nya Mario Teguh di depan boss-boss supaya bisa dapat ”nama” he..he.. ).
Eh tapi jangan ketahuan sama Roy itu lho.. Roy Suryo (yang katanya ”pakar” telematika yang bilang bahwa blogger lah yang beberapa waktu yang lalu mengganggu situs situs internet), kalau sama Roy Marten atau Roy Keane sih boleh saja.
(anakku lagi ngedit blog ku)
posted by
Mind Transportation
at
Rabu, April 02, 2008
4
comments
Minggu, 30 Maret 2008
Komik ku
Baru ada berita di TV bahwa pemeran Tintin dalam film telah terpilih; Thomas Sangster (17 th) dari UK.
Ini bukan sembarangan, ini tentang Komik Tintin yang begitu terkenal.Hal ini tentunya menjadi sangat istimewa karena trilogi film Tintin akan digarap oleh Steven Spielberg (Jurassic Park dll.) dan Peter Jackson (Lord of the Rings dll.) sineas terkenal dunia.
Komik Tintin ini sejak dibukukan di tahun 1930 mempunyai 24 judul petualangan. Komik ini diciptakan oleh Georges Remi atau dikenal dengan Herge, komikus yang dilahirkan di Brussel tahun 1907 dan meninggal tahun 1983. Lebih dari 200 juta copies komik ini telah terjual dalam 50 bahasa. 
Di Indonesia, komik ini mulai diterjemahkan ke Bahasa kita sejak pertengahan tahun 70 an sampai dengan tahun 80 an.
Film dalam bentuk animasi memang telah di buat, dan pernah pula di TV kita menyiarkannya. Dan saya ingat pula bahwa di awal tahun 80 an saya pernah melihat versi ’manusia’nya (non animasi) di Bandung, kalau gak salah di Lembaga Indonesia Perancis (tentunya berbahasa Perancis yang babar blas saya gak tahu).
Kenapa saya tertarik dengan komik ini ?.Memang komik ini hanya salah satu dari komik komik bagus yang ada pada waktu itu, seperti Asterix , Lucky Luke, Batman atau komik semacam Godam, Si Buta dari Goa Hantu yang buatan lokal, tetapi komik ini mempunyai keistimewaan (yang menurut saya) sangat luar biasa
.
Selain daripada karakter karakternya yang sangat hidup (dan personalized), penggambaran situasinya sangat detail dengan gambar yang sangat bagus, dan konon Herge pun melakukan survey untuk detailitas dari komik ini.
Coba saja anda ’membaca’ komik ini dengan cara lebih seksama, maka akan terasa bahwa kita seperti masuk kedalam skript komik ini.
Wah pokoknya akan saya tunggu tunggu kedatangan Tintin, Snowy, Captain Haddock dan Calculus dalam film yang membuatnya dengan teknologi sekelas film Jurassic Park atau Lord of the Rings.
Pada waktu lain akan kita bahas masalah komik aah.
(Thanks www.tintin.com)
posted by
Mind Transportation
at
Minggu, Maret 30, 2008
2
comments
Label: hobby
Jumat, 28 Maret 2008
Taruhan
Hari ini disuatu warung makan, Kuncung dan Bawuk (masih ingat karakter ini pada posting saya sebelumnya) sedang ”matang” (makan tapi ngutang).
Bawuk : dulu kamu bilang ’akhirnya datang lagi’, lha manaa Cung
Kuncung : maksudmu resesi tho Wuk ? (.. garuk garuk kepalanya soalnya makan, lauknya sedikit tapi nyeplus cabe rawitnya banyak, wong sementara ini rawit masih gratis di warung itu).
Bawuk : Lha hiya, katanya mau resesi
Kuncung : Mungkin belum,... mungkin hampir, mungkin nggak jadi. Tapi nyatanya kita hidup makin susah tho, coba orang antri ’Mireng’ dan ’Minah’, itu lihat koran, indeks harga saham pada jeblok semua.
Bawuk : Aaah aku kok rasanya sama saja dari kemarin kemarin, kalau makan sering ngutangnyadari pada kontan, pergi pulang kerja suka berharap bisa nebeng temen lain (sambil cuek..).
Kuncung : Wuk kamu ini gimana sih, inget Kanjeng Nabi bersabda ” hari ini harus lebih baik dari kemarin, dan mbesuk lebih baik dari hari ini” kalau nggak kamu termasuk manusia merugi atau celaka. Please dong Wuuuk ... maaanaaaa .. ekspresimuuu.!!
Bawuk : Ya udah aku harus berekspresi susah?
Kuncung : Hal ini belum seberapa , Hayooo berani taruhan nggak. Harga BBM tahun ini naik atau tidak ?
Bawuk : Wah ini tantangan menarik; kalau lihat dari situasi politik kok agak sulit untuk menaikkan harga BBM, tapi kalau dari kondisi keuangan kok ya perlu dipertimbangkan. Lantas Taruhannya apa ?
Kuncung belum sempat menjawab, mereka berdua segera lari keluar warung karena ada penertiban wilayah jualan dilokasi itu..Kasihan mereka, yang dapat mereka pertaruhkan hanyalah harapan .. harapan terbaik dari sejumlah hal buruk yang menghadang didepan.
posted by
Mind Transportation
at
Jumat, Maret 28, 2008
3
comments
Mbulet
Bahasa Indonesianya ya muter muter (bener gak ya?).
Apa sih yang ’mbulet’ ?.
Ini lho ceritanya ; kata orang suksesnya organisasi (besar atau kecil, pemerintah ataupun non pemerintah) , secara mendasar kalau didukung oleh Sumber Daya Manusia yang baik.
Sumber Daya Manusia yang baik pasti didukung oleh sistem pengembangan sumber daya manusia (sistem HRD) yang baik.
Sistem HRD yang baik perlu didukung oleh perencanaan strategis yang baik.
Perecanaan Strategis yang baik adalah yang mempunyai sasaran, kebijakan dan program yang baik.
Sasaran dan kebijakan yang baik pasti dikeluarkan oleh Pemimpin yang baik.
Pemimpin yang baik sudah sepantasnya lahir dari sumber daya manusia yang baik....
Lho kok muter lagi ya ... ..Ini yang namanya Mbulet.
Terus bagaimana memotong siklus ini?, bagaimana memotong kerugian yang lebih besar lagi di masa yang akan datang?
Tentukanlah pemimpin yang baik. Namun demikian perlu diingat bahwa pemimpin yang baik itu berbeda dengan pemimpin yang sukses.
Pemimpin yang baik cenderung memimpin untuk kemaslahatan banyak pihak (stake holder organisasi tersebut) sedangkan Pemimpin yang sukses, cenderung ”sukses” untuk dirinya sendiri.
Ini kata saya lho (just between us ..he..he).
Dan satu lagi; kalau untuk lingkup disuatu perusahaan, yang diperlukan adalah Pemimpin (Leader) bukan Majikan (Master).
Ingin tau bedanya majikan dengan pemimpin… tunggu posting saya yang akan datang.
posted by
Mind Transportation
at
Jumat, Maret 28, 2008
1 comments
Label: opinion
Sabtu, 22 Maret 2008
OoH TARIF
Tarif yang dikenakan untuk sarana,prasarana publik selalu menjadi perdebatan.
Dalam banyak kesempatan sering terdapat perbedaan persepsi bahwa sarana dan prasarana publik seharusnya free alias gratis dan pemerintah acapkali dituding (atau memang benar ya..?) berpihak pada pengusaha sarana/prasarana publik.
Saya mau share sedikit pendapat, khususnya didalam aplikasinya pada jasa prasarana jalan tol (ini yang saya kira agak umum) dan ini saya sampaikan melalui suatu diagram jungkat jungkit (terserah saya kan..).
Pada lengan yang satu mewakili cara pandang investor atau pengelola sarana/prasarana, sedangkan di lengan yang lain mewakili kepentingan pemakai jasa.
Idealnya jarak antara pusat pusat beban ke sumbu pengungkit adalah sama panjang (artinya pemerintah/negara adil dan tidak berpihak).Lha kalau lengan momen tersebut (wah istilah mekanika nih) sama panjangnya seharusnya untuk balance maka besarnya tarif/km nya adalah sama, A = Z.Dalam hal ini A= B +C +D +E , sedangkan Z= V + W + X + Y.
Nah kemudian sekarang untuk masing masing pihak perlu jujur dan fair melihat kepentingannya sendiri sambil juga melongok kepada kepentingan pihak lainnya.
Disisi Investor misalnya perlu selalu dan terus menerus melakukan evaluasi terhadap penetapan biaya operasi dan mengimpun sebagian profitnya untuk development selanjutnya dan pembagian deviden. Dan juga dari sisi pajak, apakah pemerintah dapat mengeluarkan kebijakan pajak untuk meringankan para investor yang pada gilirannya mengecilkan tarif prasarana (coba saja bayangkan ; padahal investasi ini pada awalnya dibuat dengan tidak menggunakan APBN, tapi investor tidak dikasih support di bidang pajak, misalnya dibebaskan PBB atau keringanan yang lain, bahkan investor yang berplat merah, BUMN, malah ditarik deviden yang besar instead of diberikan kepada perusahaan untuk mengembangkan jaringan jalan yang baru).
Disisi Pemakai Jasa, harusnya juga fair untuk berani memberi nilai tinggi untuk keamanan (Rp B), keamanan disini adalah safety and secure, serta kenyamanan (Rp.C).Untuk harga satuan waktu ini cukup sulit, memang ada orang yang mengatakan bahwa bisnis tol adalah ”trade time for money”, tetapi faktor eksternal di Indonesia untuk hal ini cukup besar, ini karena jaringan jalan yang terhubung ke jalan tol dan juga masalah penegakan disiplin pengendara yang diluar kendali operator.
Lha semua wacana, perhitungan,tarik ulur dan due dilligence di atas tadi dilakukan pada saat tarif awal akan diajukan. Ini karena UU nya berbunyi bahwa setiap periode tertentu otomatis tarif tol akan ”disesuaikan” jadi kalau sudah ditetapkan tarif awalnya ya otomatis penyesuaiannya tiap dua tahun berdasarkan inflasi.
Lepas dari besaran A atau Z tadi, terbaiknya adalah ”lengan momen” antara Z dan A dipendekkan. Gimana caranya ?
Ya melalui komunikasi publik yang baik antara investor/operator dengan pemakai jasa, jalin persahabatan yang positif, jaga keterbukaan, sehingga masalah dapat dihadapi bersama, kan juga bukan untuk kepentingan sepihak toh?.Percaya nggak bahwa tingkat pelayanan prasarana/sarana publik sangat tergantung juga dari attitude publik itu sendiri.
Tapi memang mudah berkata-kata, yang jelas ”kepentingan” bersama biasanya akan berubah menjadi ”kepeningan” bersama.Contoh ; kalau pengelola menaikkan tarif...( hari giniii.), publik mungkin akan tidak sepaham, .. pening bersama khan .
posted by
Mind Transportation
at
Sabtu, Maret 22, 2008
5
comments
Label: opinion, profession
KERETA APIKU
Gila kan, dibanyak negara dan bahkan di negara maju sekalipun, Kereta Api menjadi moda utama transortasi, karena selain efisien, Kereta api juga moda teraman . Sebuah studi di Uni Eropa tahun 1996 menyebutkan rasio cost of accident antara transportasi jalan, : angkutan udara, dan KA adalah 345 :22 :6 (ini diambil dari sini ). Dengan modal ini (di Eropa pada umumnya) KA mendapat prioritas untuk dinomor satukan, yang jelas hal tersebut gak berlaku di sini.
Kebalikannya di Indonesia sejak kurun waktu sejak tahun 1939 sampai tahun 2000, panjang rel KA yang beroperasi turun sebesar 61 %. Tahun 1939 panjang rel KA adalah 6811 km, tahun 1956 menyusut menjadi 6096 km dan tahun 2000 tinggal 4185 km. Demikian juga dengan jumlah Stasiun , yang di tahun 1955 adalah 1516 buah, menjadi tinggal 571 di tahun 2000.Ini saya baca di web sitenya PT Kereta Api Indonesia lho. Betapa parahnya perjalanan kebijakan kita untuk masalah perhubungan/transportasi.
Belum lagi dari sektor kepengusahaannya. Kereta Api mulai beroperasi di Indonesia pada bulan Agustus tahun 1867. Pembangunannya dilakukan oleh Naamlooze Venootschap Nederlandsch Indische Spoorweg Maatschappij (NV. NISM, ini adalah firma swasta) di Jawa tengah yaitu dari desa Kemijen menuju desa Tanggung (26 Km). Keberhasilan swasta ini membuat banyak investor KA mulai membangun rel baja di Indonesia (was Hindia Belanda), dan minat mereka tidak hanya di Jawa, tetapi juga di Sumatra, Kalimantan, bahkan Bali dan Lombok.
Kalau anda pernah mendengar cerita dari Bapak, Ibu atau Kakek dan Nenek, mereka akan familiar dengan singkatan singkatan seperti ;
SS: Staatsspoorwegen
SCS: Semarang-Cirebon Stoomtram
MijSJS: Semarang-Juana Stoomtram
MijSSS: Staatsspoorweg ter Sumatra's Westkust, dst.
Itu adalah nama-nama investor KA pada jaman pendudukan Belanda. Yang kemudian setelah Indonesia merdeka dibentuklah Djawatan Kereta Api Indonesia, the one and only Railway owner in Indonesia, dan kemudian menyusut dan menyusut performancenya.
Dulu padahal sudah ada private (swasta) yang masuk dalam bisnis Kereta Api. dan akhirnya baru baru ini saja (tahun 2007) dengan UU Perkeretaapian yang baru kita ”akan kembali” mengundang swasta untuk berinvestasi di Kereta Api Indonesia (ke jaman normal lagi ?). Kasihan yaa Railwayshipment kita !! #@$%*..
posted by
Mind Transportation
at
Sabtu, Maret 22, 2008
5
comments
Label: documentation, profession
Jumat, 21 Maret 2008
Kajol,
Posting on demand.
Yach kali ini karena ada permintaan ’serius’ dari sahabat saya Cak Hasan untuk melakukan posting mengenai superstar Bollywood KAJOL, maka tulisan saya ini saya dedikasikan untuk sahabat saya dan untuk seluruh actress India (yang cantik- cantik itu).Artis yang terlahir dengan nama Kajol Mukherjee pada tanggal 5 Agustus tahun 1975 di Mumbai (dulu yang kita kenal dengan Bombay) ini sampai dengan saat ini telah membintangi 30 buah film. Pada usia 18 tahun memulai debutnya di dunia film melalui perannya di Bekhudi.
Dibeberapa filmnya Kajol bermain bersama the famous SRK (Shah Rukh Khan). Penggemar kedua bintang tersebut sering menganggap bahwa mereka adalah pasangan yang ideal, film mereka berdua antara lain adalah; Kabhi Kushi Kabhi Gum, Karan Arjun, Kuch Kuch Hotha Hai, Dilwale, Dulhania Le Jayenge, Baazigar.
Lha film mereka yang jadi Mega Hit, termasuk di Indonesia adalah Kuch Kuch Hotha Hai yang di release tahun 1998.Ini juga mungkin yang membuat sahabat saya (dan juga jutaan pemujanya) begitu kesengsem dengan Kajol.
Pernikahannya pada bulan Februari 1999 dengan Ajay Devgan membuat banyak pria menjadi merana, dan semenjak itu namanya menjadi Kajol Devgan.
Memang dia adalah puteri seorang produser film juga, Somu Mukherjee, tapi dia tidak besar karena KKN, tidak kurang dari 4 kali Kajol menjadi best actress di negerinya dan ini tentu saja membuktikan eksistensinya di dunia hiburan (film) Bollywood yang cukup berat dengan persaingan.
Aktris berbintang Leo yang mempunyai tinggi badan 5’ 5’’ ini dengan keselebritisannya pernah juga menjadi juri pada Indian Idol, padahal dia sendiri barangkali juga merupakan Idol bagi banyak orang di sana.Kajol Fans club sepertinya sudah berjumlah belasan, cari saja sendiri di internet kalau tidak percaya.Bagi yang sempat ke Mumbai barangkali mau mampir kerumahnya di Usha Kiran, Altamount Road, Mumbai 400 026, INDIA (gak jamin apakah rumahnya dijaga Satpam galak atau tidak).
Pada waktu saya ke India, saya juga mencoba pergi ke Mumbai, tetapi dengan cara sembunyi sembunyi. Saking sembunyinya saya bahkan gak sempat janjian makan malam sama Kajol.Saya khawatir terlihat produser dan atau sutradara di sana yang pasti akan memakai saya pada film mereka yang bertema India Melayu (opo yo ono ?).
Oooh Kajol, kalau kamu ada di Indonesia pastilah beratus pemerintah daerah (Kabupaten, Kota, atau Propinsi) siap menerimamu untuk ikut PILKADA. Kamu pasti akan diperebutkan oleh partai partai yang melihat PILKADA hanya sebagai sekedar ajang bisnis kekuasaan bukan atas nama aspisari rakyat.
Dan Kajol, kalau kamu ke Jakarta, saya akan menjemputmu untuk pergi kekantor saya, karena ada banyak fans setia menantimu.
posted by
Mind Transportation
at
Jumat, Maret 21, 2008
0
comments
Label: documentation, fantasy, people
Senin, 17 Maret 2008
Functional ity
Maksud saya sebenarnya adalah fungsionalitas. Saya masih ingin share tentang India, tentang beberapa fasilitas publik yang saya jumpai disana.
Untuk transportasi publik, di beberapa kota India selain Bus, Bajaj dan Taksi kita juga bisa menggunakan Tram, Kereta Api dan Metro (Subway), bagus bukan ?.
Yang ingin saya sampaikan adalah fungsionalitasnya itu lho. Dalam banyak hal mereka sederhana saja (tidak harus wah dan mewah..), tapi mereka lebih banyak mengedepankan fungsionalitas dari sarana atau prasarana yang ada, and they are proud enough of it.
Saya memang tidak sempat mencoba naik tram, metro atau bus yang ada, tapi dari yang saya perhatikan, prasarana tersebut cukup memadai untuk publik yang menggunakannya.
Perhatikan tram, bus dan taksinya (taksinya malah mobil buatan India yang khas, Ambassador), gak kelihatan bagus sih, tapi difungsikan dengan baik.

Meskipun bukan sedang memperingati hari Kemerdekaan, Bendera India banyak menghiasi dashboard mobil atau digambarkan di badan belakan Bus atau Truk.
Lha kalau ini agak lain, mobile phone kan sudah jamak, maka yang ini adalah becak phone.

posted by
Mind Transportation
at
Senin, Maret 17, 2008
0
comments
Label: documentation, profession

